// Yaa!//

Lukisan diatas langit terlihat seperti deburan ombak dipantai. Ya, jika kau melihatnya saat terbang dengan pesawat terbang tentunya. Sungguh memanjakan mata. Tanpa sadar kau pun telah mengagumi ciptaan Allah yg begitu besar dan sangat indah. Subhanallah..

Terkadang aku berpikir bagaimana bisa semua itu terjadi? Mungkin penjelasan ilmiah bisa mengantarkanku pada pintu pengetahuan yg amat luas, tanpa sadar pula semuanya sudah tertulis dalam AlQur’an sejak dahulu kala.

Benarkah?
Ya, tak dipungkiri lagi ciptaan Allah SWT sangat indah termasuk kita manusia.
Terkadang banyak orang yg kurang bersyukur dengan wajah mereka yang cantik dan tampan. Dan banyak pula wajah yg kurang tampan tidak bersyukur ketika membandingkan diri mereka dengan wajah2 yang cantik dan tampan sehingga rasa iri, tak puas akan diri sendiri selalu menghampiri hati kecil mereka. Tapi, tahukah kalian, kalian masih lebih baik, juh lebih baik dibandingkan org cacat?
Orang cacatpun begitu, tp dilapangan aku lihat pada kenyataannya org cacatlah yg lebih banyak bersyukur dibandingkan yg sempurna fisiknya. MIRIS! Inilah yg terjadi karena pada akhirnya kecantikan hatilah yg membuat org sabar dan selalu bersyukur.

Hmmm.. Sudahkah kalian bersyukur hari ini?

Duhai Rabb, betapa aku mencintaiMu…

// Telling story :)//

Apakah kau tau rasanya terjebak dalam suatu cerita cinta dan adat?
Dimana kau harus rela tapi tak rela?
Dimana suatu adat mengharuskanmu untuk memilih tidak?

Berawal di bulan penuh cinta, February 2012 menjadi awal cerita cintaku yang baru. Setelah aku putus dari pacarku, kuluapkan semua kekesalan dan kekecewaanku kepada omku (neneku dan papanya adalah kakak-adik). Dari sana rasa nyaman mulai tumbuh. Sikap dewasanya membuatku luluh. Umurnya masih terbilang muda, 24tahun. Dan dia perlahan-lahan meracuni pikiranku dengan perhatiannya.
Semakin hari, kurasakan rasa nyaman dan aman bersamanya. Sampai pada akhirnya , dia memberiku kata-kata yang paling kutunggu, CINTA.

17 February menjadi saksi sejarah hubungan kami. Rasa sedih yg dlu menyelimutiku, kini berubah drastis. INDAH! Mungkin itulah kata yang bisa menjabarkan perasaanku saat ini. Dan kubiarkan dia masuk ke dalam duniaku. Dan kini setiap hela nafasku, dia menjadi udara untukku.

Tak lama sudah 4 bulan kami menjalani semua ini. tapi di saat itulah semua menjadi hancur tak jelas bentuknya. Dia meminta izinku untuk pergi ke aceh. Rasa khawatir pun meenyelimutiku. Perasaanku tak karuan dengan ketakutan yang ada. Takut… aku benar-benar takut. Ketika cinta yang telah kujalani, kini akan berakhir.

Ya, benar saja. Dia akan dijodohkan dengan sepupuku. Walaupun dia berterus terang aku adalah kekasihnya, orangtuadan sanak sodara kami menolak. Karna aku masih kecil, manja, dan tak bisa apa-apa. Kalimat klasik itu terus terniang2 dalam pikiranku. Kujelaskan semua pada mereka, tetap ayahku memintaku untuk mengakhirinya.

Sebelum putus pun, dia memintaku untuk backstreet. Dalam pikiranku, tak ada gunanya hubungan dijalani dengan cara seperti itu. Apalah dayaku. Kuputuskan untuk mengakhiri semuanya. Walaupun sampai saat ini status kami sangat tak jelas. Sumpahnya yang tak akan meninggalkanku, kini hanya omong kosong yang terhembus angin dari telingaku.

Kulihat Display Picture itu, wanita ini dan itu. Aku bahkan tak tahu rasa kagumku akan kedewasaannya kini terletak dimana? Walaupun aku mencintanya, tapi rasa sakit itu kini terus menggerogoti hatiku. Semakin dalam, semakin membuatku kehabisan rasa percaya itu. Rasa yang telah kubina selama beberapa bulan itu, kini masih membekaas.

Move on?
Aku sudah mencobanya. Mungkin bisa dibilang Belum. Tapi aku mencoba untuk tak membencinya atau mencintainya. Kubiarkan semua kisah itu sebagai kenangan manis yang terlanjur pahit. Semanis puisi-puisi yang dia berikan padaku.

F.A

// Dia. Dia. Dia…//

Duhai Rabb..
Mungkin bisa dibilang akhir2 ini Engkau memberiku mimpi yg indah.
Tanpa sengaja keindahanMu datang dalam wujud yang tak pernah kuduga.
Kau hadirkan dia, dia, dan lagi2 dia.
Makhluk yg selama ini membuat hati bergejolak.
Makhluk yang membuat mata ini tak berkedip untuk berpaling sebentas saja dari tatapannya.
Makhluk yg menjadi trending topic dalam pikiranku.
Makhluk yang membuatku selalu berimajinasi tentangnya.

Duhai Rabb..
Salahkah aku yg terus memikirkannya?
Kau pun tahu, pada awalnya aku tidak sekalipun teringat padanya.
Bahkan aku membencinya.
Sampai pada suatu ketika Kau menghadirkan dia dimimpiku dalam bentuk dan sikap yg berbeda.
Membuatku luluh terdiam.
Seperti sihir, Kau membuatku yg membencinya kini berubah untuk mencintainya.

Dari sana mungkin benih2 cinta tumbuh.
Tatapan itu menatapku tajam.
Dan menghipnotisku dengan seketika.
Dan harapan2 semu muncul tak beraturan.

Duhai Rabb..
Salahkah aku yg memikirkannya?
AKu sudah tahu jawabnya.
Sungguh, bukan maksud hati menduakanMu kembali.
Tapi, sekali lagi Kau membuatku berimaginasi mengingat masa2 laluku.
Salahkah aku?

Suhai Rabb…
Jika Jodoh terbaik yg Engkau siapkan bukanlah dia, tolong hentikan langkahnya menuju mimpiku.
Karena aku tak sanggup lagi menahan segala bayangan masa depan yg semu.
Aku malu untuk berandai2 yang membungkusku dalam dosa.
Tuntunlah jodoh itu,
Tuntunlah pangeran originalku untuk sesekali masuk dalam alam mimpiku.

Duhai Rabb, betapa aku mencintaiMu..

// Haaaiii my lovely December :)//

Duhai Rabb, sebelumnya aku ingin mengucap syukur kepadaMu atas segala nikmat bahkan keajaiban yg Engkau hadirkan padaku dan keluargaku.

Duhai Rabb, hari ini aku mendapat pelajaran yg sangat berharga. Entah mengapa aku akhir2 ini memikirkan dia, temanku sejak SMP itu. Bahkan dengan lancangnya dia hadir dan memberiku harapan semu.
Duhai Rabb, awalnya aku merasa sangat senang, mungkin ini memang pertanda. Karena sejak dlu hingga kini aku masih memimpikannya. Entah ada angin apa yang bisa menghembuskannya menembus mimpiku. Tapi, aku tahu aku salah.
Secara tak langsung, Engkau memberikan jawaban indah kepadaku. Melalui agent2 islam pilihanMu, Engkau membuka mataku secara perlahan. Membiarkanku mencerna semua makna dibalik pertanda. Dimana aku membaca sebuah blog penuh arti yg temanku tunjukan padaku. Sungguh, aku sangat bersyukur.

5 Desember pun menjadi hari yang sangat mengesankan. Aku bsa mengajak mama nonton, makan, hanya berdua di ulangtahun beliau. Sungguh, menyenangkan bisa meluangkan waktuku untuk beliau. Terimakasih duhai Rabb.

Aku hanya berpikir, apakah yg harus aku harapkan aekarang? Semua sudah terpampang jelas dlm masa depanku. Aku, berharap hanya kepadaMu, menggantungkan semua asaku kepadaMu.

Maafkan aku duhai Rabb, aku hanyalah manusia ciptaanMu yg masih jauh dari kata sempurna. Semoga aku bisa menjadi agent2 islam yang bisa memberi inspirasi bagi orang banyak.

Duhai Rabb, tlg jagalah aku dari godaan2 syetan yg terkutuk, yg selalu memanfaatkan celah kelengahanku untuk menggodaku berpikir ini dan itu. Jauhkan lah aku dari hal2 buruk, pikiran2 yg tidak berguna. Jadika lah aku salah satu umatMu yang bertaqwa.

Duhai Rabb, sejahterakanlah keluargaku, sehatkan ayah ibuku, berilah kami rizkiMu yg berlimpah, nikmat iman maupun islam  :) amin.

Duhai Rabb, jagalah hatiku, tuntunlah aku dijalanMu. Selamanya.

Pertemukanlah aku dan Pangeran Originalku dalam keadaan yg baik. Pantaskanlah aku untuknya dan sebaliknya. Tak ada kata yg bisa menghentikan rasa syukurku ini padaMu. Engkau selalu memberikan semuanya tepat waktu.

Duhai Rabb, betapa aku mencintaiMu :)

// Sometimes and someday//

Terkadang banyak salah yg telah kuperbuat tanpa disengaja. Lebih tepatnya aku sering menyakiti hati orang lain tanpa disengaja. Astagfirullah..
Bahkan aku tak sanggup jika mengingat semua yg tlh aku lakukan. Bisalah Engkau memaafkanku duhai Rabb??

Ingin aku terus memberikan senyumku. Tapi terkadang amarahku yg menuntutnya untuk diam. Salahkah aku?

Prnyesalan slalu dtg lbh lambat daripada yg aku pinta. Padahal aku ingin merasakannya diawal agar tidak terjadi sesuatu yg menyedihkan.
Mungkin permintaanku sangat banyak dan terkadang tidak masuk akal.

Duhai Rabb, bisakah aku menjadi pribadi yg lbh baik?
Bisakah aku mendapatkan kata maaf dari mereka?
Bisakah aku menjadi pemaaf yg lbh ikhlas?

Mungkin suatu saat aku akan mengerti bagaimana Engkau merencanakan semuanya dg sangat indah
Suatu saat aku takkan salah lagi menilai maksudMu dg segala yg telah Engkau berikan.

Duhai Rabb, terimakasih untuk segalanya..

Duhai Rabb, betapa aku mencintaiMu…

// Apakah?//

Terkadang aku berpikir, amal apa saja yg telah aku buat untuk bekalku nanti?
Cukupkah?
Atau kurang?
Atau sangat kurang?

Sungguh, aku tak tahu bagaimana caraMu menilai semua itu.
Bolehkah aku bertanya?

Setiap aku menarik nafas, aku selalu berpikir, bisakah? Mampukah?
Bahkan ketika aku tertidur, bagaimana kelak?

Maafkan aku yg sangat kurang ini.
Mungkin aku kurang bersyukur, kurang sedekah, kurang berkurban, kurang ikhlas, kurang atas segala galanya.
Pantaskah? Aku mengemis meminta ampunanMu?

Setiap hari banyak hal yg aku pikirkan dan lakukan. Apa aku selangkah lebih maju mendekat padaMu atau sebaliknya?

Ya Rabbana… tuntunlah aku dijalan yg Englau Ridhoi.
Ya Rabb.. betapa aku mencintaiMu..

// Katanya..//

Aku menatap detik jam yang kini terdengar nyaring di telingaku. Jelas saja karna suasana begitu sepi sunyi. Detikan itu mengingatkanku dg apa yg seharusnya tak boleh kuingat. Disana begitu gelap dan memilukan. Tak ada setitik cahaya pun di dalamnya. Hanya ada dua nama disana “keluh dan kesah”.

Bahkan ketika cinta datang menembusnya, aku terdiam. Tak urung cinta palsu datang dan menusuknya terus menerus. Seperti lubang hitam yg terus menganga didalam relung hati.

Siapa? Kenapa?
Bagaimana aku harus menjelaskan rasa pahitnya? Seperti menyelam ke dlm samudra yg tiada ujungnya.

Apa? Mengapa?
Ketika ingatan itu terus menggerogoti pikiran sehatku. Bagai badai dalam sebuah drama kehidupan.

Begitukah?
Rasa luarbiasa yg menekan perasaanku sampai saat ini. Bahkan ketika matahari ikut berpamitan dalam senja.

Aku? Sendiri tertelan jauh dalam segala memori. Terpejam mataku sampai aku tak tahu dimana aku..

// Hai.. welcome the greatest october!//

Hmmm hari ini pelajaran berharga banget. Tadi pas pulang dari ngajar akmal di cipete, ngeliat lagi kakek2 tua renta lagi diri sambil mondar mandir bawa papan merah tulisannya “tukang pijit pamulang”.
Ya Rabb… sedih liatnya. Udah tua bgt kayaknya harus cari nafkah. Mana keluarganya??

Ga kebayang kalo Sampe begitu. Dan beliau berdiri sampai malam. Itu udara kotor, dingin, bahkan jalan pun beliau kayak udh ga kuat.
Sedih bgt liatnya…
Betap Bodohnya orang2 yg kurang bersyukur. And maybe i am one of. Huhuhu..
Ya Rabb.. maafkan hambaMu ini yg krg bersyukur atas segala nikmat.
Mereka aja bisa fight buat hidup. Malu lah kita yg pnya fisik masih sehat masih kuat tp gabisa mensyukuri..
Ya rabbana.. terimakasih tlh mengingatkanku atas sgla hal. Smoga hamba termasuk dlm golongan orang yg bertaqwa. min
Ya Rabbana.. betapa aku mencintaimu

// dunia ini hanyalah perlintasan ruh!//

yup! that words makes me realize and think twice about our LIFE.
siapa yg tahu kapan kita akan mati?
dlu ibu memberi kita tempat atau bisa dikatakan dunia selama 9 bulan di dalam rahimnya. dan skrg kita ada di dunia ini.
dunia ini blm berakhir guys! masih ada alam yg harus kita kunjungi sampai bertemu dg surga (amin)

ya Rabb.. terkadang tanpa sengaja aku sering menyakiti hati mama. dan aku sadar itu sangat salah. benar benar salah. bisakah Engkau dan beliau memaafkanku??

ya Rabb dunia ini begitu indah, tp bukan maksudku meminta umur yg panjang. aku hanya ingin melihat kedua orgtuaku benar2 bahagia, ikhlas telah memiliki anak sepertiku. aku yg penuh dosa dan slalu merasa ada yg kurang puas dg apa yg tlh Engkau berikan. astagfirullah.. maafkan hambaMu ini ya Rabb…

mati? smakin aku berpikir, membayangkan rasa sakitnya, aku makin merasa takut, hatiku terus berkata aku blm siap. tapi sampai kapan?
entah suatu saat kapanpun itu aku akan merasakannya. pilihannya hanya 2, aku yg meninggalkan atau aku yg ditinggalkan? begitu mudah dan simple.

doaku, aku hanya ingin berkumpul kembali bersama keluargaku di surgaMu nanti. mereka yg sangat aku sayangi. mereka rumahku di dunia ini. merekalah semangat hidupku.

terimakasih tlh memberikanku keluarga ini. mama yg begitu luarbiasa. bapak yg begitu sabar. kaka yg sangat perhatian. adik yg sangat bandel. raga ini. jiwa ini. keadaan ini. walaupun byk hal hal sulit ygharus aku lewati. aku sgt bersyukur duhai Rabb..

jika memang diizinkan,berilah kesempatan bagiku untuk mencintai mereka dan Engkau sepanjang masa..

duhai Rabb.. betapa ak y mencintaiMu…




// i’m a human. //

ya Rabbana.. ngerasa dosa bgt sama orangtua. ngerasa bener2 egois bgt malam ini. menentukan semuanya seenak sendiri..
ya Rabbana.. tanpa sadar aku kembali menjadi orang seperti dulu. menganggap perasaan hatiku yg nomor 1 atau bisa dikatakn akulah pemeran utama dalam sandiwara ini dan semua disekelilingku hanya figuran. astagfirullah.. aku tidak ingin menjadi seperti itu..

ya Rabbana maafkanlah hambaMu yg masih bisa dibilang labil ini… nyesel bgt rasanya..

beberapa hatri ini banyalk kejadian yg membuatku berpikir ulang. ketika aku melihat anak kecil yg sudah letih untuk mengemiz, ketika aku bertemu dg ibu2 yg sedang memunguti sampah. ketika aku melihat seorang kakek yg sedang mendorong sepedanya dengan beSisir2 pisang dibelakangnya. aku sadar, aku kurang bersyukur atas apa yg tlh aku punya. maafkan aku ya Rabb..
bahkan ketika aku melihat seorang bapak yg tertabrak dan kakinya patah. aku sempat menangis. mungkin bisa dibilang sedikit lebay. tapi aku pernah merasakan tanganku retak itu rasanya….. gamau mengulang itu lagi, apalagi ini patah tulang sampai bapak2 itu menangis teriak kesakitan…

ya Rabbana.. Kau tau ? akhir2 ini aku makin takut membayangkan kematian. bnar2 takut. takut merasakan rasa sakit yg blm pnh kurasakan sblmnya..
ya Rabbana… bisakah aku kembali kepadaMu dalam keadaan yg baik? memelukMu erat tanpa takut dipisahkan oleh rasa sakit itu..
ya Rabbana… bekalku blm ckup utk kembali kepadaMu..
bisakah aku berkumpul lagi dg seluruh keluargaku di Jannah Firdaus Mu???

ya Rabbana.. betapa aku mencintaiMu..

// should do i?//

terkadang agak aneh untuk menjelaskan sesuatu yg terus mengganjal. entah kenapa ingin sekali bercerita tp jawaban itu sudah terniang2 dalam pikiran..
ya, sekali lagi dan lagi lagi semua masalah, hati kecil kita pasti sudah mengetahui jawbnnya tp kurang meyakininya jadi, kebanyakan dari kita bertanya kepada orglain untuk meyakinkan hati kecil..
duhai  Rabb…
bisakah semua proses kuhadapi dengan baik?
menjadi org baik yg dikenal banyak org. bisa membantu dg hati yg begitu ikhlas. bahkan menjaddi inspirasi banyak org?
pertanyaanku sampai detik ini,
bsakah aku meninggalkan dunia ini dlm keadaan yg baik?

ya Rabbanaaa…
betapa aku mencintaiMU..

// complain. //

ya kadang mikir lagi..
kurang banyak rasa terimakaaih ini aku panjatkan untukmMu duhai Rabb..
atas semua nikmat..
aku belajar kedewasaan dari kejadian yg aku alami.
aku bljr kesabaran, keikhlasan, bahkan kesempurnaan dari segala hal pahit yg telah aku alami..
kenapa harus berairmata.. marah.. benci.. kesal.. kecewa..
itulah yg  tak pernah aku mengerti sampai dstik ini. tapi aku bisa memahami semua itu adalah hal terbaik yg bisa aku rasakan dalam hidup..
ya Rabbanaaa…
mungkin aku manusia yg penuh dg dosa. aku bahkan tak tahu, pantaskah aku memohon ampun atas segala dosaku?

semoga jalanku kali ini berjalan dg lurus. impian terbesarku dalam hidup ini, membawa kedua orgtuaku menuhju tanah suci . lancarkanlah ya Rabb..

dan sampai saat ini aku hanya ingin mimpiku terwujud.
ya Rabbana terimakasih atas segalanya. betapa aku mencintaimu :’)

// hai.. inikah awal dari semua?//

ya Rabb..
terkadang aku berpikir apa rasanya mati. ketika semua akan aku tinggalkan. ketika semua akan menjadi kenangan. apakah aku masih bisa mengenang mereka yg kucintai dalam hidupku?
aku juga berpikir.. bagaimana rasanya ketika ruh terangkat, terpisah dari jasadku. sakit kah itu atau sangat sakit?
jujur, sampai detik ini aku takut membayangkan  semua itu terjadi padaku. tapi semua itu pasti terjadi. entah kapan. tapi pasti aku akan merasakannya.
ya Rabbana…. akupun terus berpikir ketika aku mengalami smua itu apakah aku akan sendirian? di dalam kubur yg bahkan aku tak tahu itu bercahaya atau gelap?
Ya Rabbanaa..
bagaimana surga itu? apakah aku bisa tinggal di dalamnya? hidup bahagia selamanya? tidak akan mati. tidak akan tersiksa. dan apakah kau akan menciptakan makhluk yg baru?
ya Rabbana ..
pantaskah aku yg penuh dosa ini untuk tinggal di di surgaMU?
:’)
semoga aku adalah salah satu umatMu yg bertaqwa.

yuhuuuuu

yuhuuuuu

// kini dunia berduka//

today, April 26, 2013

Today the world mourns. the one of Indonesian cleric Ustadz Jefri AlBuchori has now died. at 2 a.m early today. very deep sadness now poured from all Muslims. very sudden death was very surprised everyone. and sadness is still enveloped my heart.

God loves him more. : ‘) God, let us, all Muslims gather at Your Jannah Firdaus.

aaaaaah sedih banget rasanya :’(

By far
the finest tumblr
theme ever
created
by a crazy man
in Russia